Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Pohon – Pohon untuk Pinggir Sungai

Desa Cibening dialiri sebuah sungai yang dalam tetapi memiliki air yang dangkal. Ketika musim hujan tiba, air akan melimpah dan kadang-kadang mengaliri dan membanjiri ladang sekitar yang letaknya lebih rendah dari sungai. Tetapi apabila musim panas tiba, air sungai mengering dan yang tinggal hanya sedikit air diantara batu-batu sungai.

Jembatan yang menyeberangi sungai itu juga sudah sering rusak dan beberapa kali patah dan bahkan putus. PT Gold Teak selalu membatu warga memperbaiki jembatan rusak atau patah dengan memberi batang besi dan semen juga bantuan tenaga dari para pekerja.

Kali ini PT Gold Teak memberi pohon Jati dan pohon Asam untuk ditanam di pinggir kali. Tujuannya adalah agar akar pohon bisa menahan tanah di pinggir sungai agar tidak longsor. Bibit pohon diberikan kepada kepala desa, warga & komunitas sekolah, diharapkan agar generasi muda mengerti bagaimana melindungi alam agar tidak rusak dan yang paling penring, air tetap mengalir di sungai ketika musim panas.

PT Gold Teak selalu membuat bibit untuk masyarakat di desa Cibening, untuk ditanam di sekitar rumah atau di sekitar tepi sungai dan sisi jembatan untuk penghijauan lingkungan.

“Sungai tidak hanya membawa air, tetapi juga membawa kehidupan” (Amit Kalantri)

 

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

PT Gold Teak – BritCham Indonesia

Tahun ini PT Gold Teak mengambil langkah maju dengan menjadi anggota British Chamber of Commerce di Indonesia. Langkah ini diambil untuk membangun jejaring usaha agar kesuksesan yang telah dicapai oleh PT Goldteak bisa dibagi kepada komunitas dunia yang peduli terhadap isu pemanasan global, mengurangi kemiskinan dan tertarik pada investasi hijau untuk membangun lingkungan yang berkelanjutan.

Selain tujuan di atas, PT Gold Teak juga berkeinginan untuk mencari mitra usaha yang berkaitan dengan perkebunan Jati, produk kayu, perdagangan karbon atau para investor yang ingin mencapai NetZero Target melalui program Tanggung Jawab Sosial (CSR) investasi hijau.

BritCham adalah pintu gerbang bagi PT Gold Teak untuk bertemu dan berkolaborasi dengan pemain-pemain utama bisnis kehutanan, perkebunan, perkayuan atau bahkan dengan pemerintah Indonesia untuk merehabilitasi lahan kritis atau hutan yang rusak melalui usaha Agroforestry.

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Paku Pelacak Kayu & Pohon

Semua pohon yang ditanam di perkebunan Goldteak tercatat dengan baik. Pencatatan dilakukan mulai dari pembelian bibit, kapan ditanam, pupuk apa yang diberikan, hama atau kutu apa yang menyerang pohon muda. Goldteak menghitung jumlah pohon hidup dan mati, tumbang karena longsor, tersambar petir atau akar busuk karena jamur. Goldteak juga membuat catatan tentang lingkar batang serta penanganan pohon yang bermasalah. Semua pencatatan dilakukan secara berkala, manual dan teratur, lengkap dengan dokumentasi foto.

Tahun lalu, 2020, Goldteak memasang Paku Pelacak di 100 pohon Jati yang ditanam tahun 2005. Paku Pelacak dipasang di pohon untuk mengetahui nama, usia dan sejarah budidaya pohon, hanya dengan memakai Alat Perekam atau Alat Baca, semua informasi tersebut bisa diketahui seketika. Kedepannya, pohon-pohon di perkebunan Goldteak akan dipasangi Paku pelacak untuk keperluan seperti tersebut di atas.

Paku khusus ini dilengkapi dengan nomor identitas yang unik untuk memudahkan pelacakan dan sudah banyak digunakan di dalam manajemen kehutanan untuk keperluan pelacakan asal kayu dan pelacakan posisi pohon.

 

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Tumbuh Bersama

Hampir semua pegawai dan pekerja Goldteak adalah orang yang sama, bahkan ada yang sudah bekerja sejak perkebunan Goldteak baru dibuka dan perusahaan baru didirikan.

Membangun, memelihara dan memupuk rasa kesetiaan terhadap perusahaan tidaklah mudah, masa-masa sulit dan masa-masa senang silih berganti tetapi kebersamaan selalu jadi kekuatan untuk terus bertahan. Bagi pekerja, Goldteak adalah keluarga, susah senang selalu bersama.

Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah manajemen perusahaan dan pemilik perkebunan tetap memberikan kepastian yang sama, menjalankan visi misi sesuai dengan kemmpuan situasi dan kondisi.

Para pegawai dan pekerja percaya bahwa mereka bisa tumbuh kembang bersama Goldteak. Anak-anak mereka berusia 15 tahun sama seperti usia pohon Jati, mereka sehat dan terawat.

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Pembibitan Pohon Jati

Goldteak memiliki tempat pembibitan kecil dan sederhana, letaknya di perkebunan. Pembibitan ini digunakan untuk menanam pohon jati muda yang sering ditemukan disekitar pohon atau tempat untuk membuat bibit yang berasal dari biji.

Pembibitan Jati biasanya dari biji atau kultur jaringan. Apabila pembibitan Jati berasal dari biji maka pertama-tama biji direndam dalam air selama 12 jam dan dijemur selama 12 jam. Hal ini diulang selama satu atau dua minggu, setelah itu benih ditaburkan di bedengan yang sudah diberi campuran sabut kelapa dan tanah pasir. Benih akan berkecambah setelah 2 minggu sampai 4 minggu.

Pohon-pohon muda dapat digunakan untuk menggantikan pohon-pohon yang patah atau tumbang karena tanah longsor atau disambar petir. Pohon jati muda juga dapat digunakan untuk menggantikan pohon buah-buahan yang tidak produktif.

 

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Tanaman Jati Penyerap Karbondioksida

Setiap jenis tanaman memang memiliki kadar penyerapan karbondioksida yang berbeda-beda. Banyak faktor dan sebab yang mempengaruhi hal ini, antara lain berdasarkan mutu klorofil yang ada dalam daun, yang ditentukan oleh banyak sedikitnya magnesium yang menjadi inti klorofil.

Semakin besar tingkat magnesium yang dikandung dalam klorofil tumbuhan, warna daun akan semakin berwarna hijau gelap. Sehingga membantu mengoptimalkan proses fotosintesis yang terjadi. Selain itu tumbuhan atau pohon buah-buahan termasuk golongan penyerap karbon yang paling baik. Faktor lainnya yang ikut menentukan daya serap karbondioksida adalah suhu, dan sinar matahari, ketersediaan air.

Pohon Jati, Mahoni dan Akasia termasuk tanaman yang bisa menyerap karbondiaksida dengan penyerapan yang sangat baik. Tanaman lainnya adalah Trembesi, beringin, Matoa, Saga, Flamboyan, Asam dan masih ada lagi lainnya.

 

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Perbaikan Jalan di Desa Cibening

Untuk mencapai perrkebunan Goldteak dari pinggir jalan raya Bantargadung, kita harus melewati jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer, dan melewati desa Cibening. Setiap musim hujan, jalan menuju desa selalu rusak karena tergerus air hujan.

Tahun ini warga desa Cibening bergotong royong memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak.

Menunggu bantuan perbaikan dari pemerintah tentunya memakan waktu yang lama karena birokrasi yang panjang, Peraturan pelaporan dari desa sampai ke tingkat Kecamatan dan Kabupaten lalu kembali ke aparat desa.

Karena jalan adalah sarana satu-satunya untuk keluar masuk desa, maka warga akan melakukan swadana  mengumpulkan dana perbaikan dan akan bergotong royong memperbaiki kerusakan jalan bersama secara sukarela.

Hampir semua pekerja Golteak tinggal di desa Cibening, pada hari Jumat, saat mereka libur tidak bekerja mereka ikut bergotong royong membantu perbaikan jalan desa. Perbaikan kali ini bukan saja menambal jalan yang berlubang tetapi juga menyemen sisi jalan agar air hujan tidak mengalir ke tengah jalan.

 

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan Uncategorized @id

Pekerja & Keluarga

Tidak semua pekerja Goldteak tinggal di desa Cibening, ada juga yang tinggal di luar desa Cibening tetapi jaraknya tidak jauh. Tahun ini, 2021, para pekerja didata ulang, berapa jumlah pekerja yang masih bekerja di perkebunan Goldteak dan berapa jumlah anggota keluarga yang mengalami perubahan, ada yang bertambah karena kelahiran atau berkurang karena anak sudah dewasa, menikah & memiliki keluarga baru.

Saat ini data pegawai dan pekerja PT Goldteak sebagai berikut:

Manajer kebun: Zaini Lutvi

Pengawas 1: Parid

Pengawas 2: Budi

Pekerja: Beben/Sidem, Deni/Kudil, Maman, Ajat, Aji, Ater, Bana, Caci, Engkusnadi.

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Pohon Lebih Sehat & Lebih Besar

Pemeliharaan kebun sepanjang tahun untuk menjaga pohon tetap sehat dan tumbuh dengan baik perlu kesabaran dan pengawasan. Manajer kebun selalu mengatur kegiatan kebun agar pekerjaan bisa dilakukan oleh pekerja dengan baik dan benar.

Musim hujan akan membawa udara segar dan tanah yang subur, sehingga pohon akan mendapatkan nutrisi dan air, walaupun sedikit sinar matahari. Ketika musim panas, pekerja membersihkan kebun dari rumput dan gulma agar tanah bisa menyerap sinar matahari, tetapi ketika musim hujan para pekerja membersihkan kebun dari rumput dan gulma agar air bisa masuk dan tersimpan di dalam tanah.

Para pekerja juga membuat parit di sekitar kebun agar air hujan turun melalui parit dan tidak menyebabkan tanah longsor.

Dari jauh sudah nampak perkebunan jati Goldteak hijau sepanjang bukit, dan dari dekat bisa dilihat pohon-pohon bertambah besar dengan daun yang rimbun. Udara terasa bersih dan segar, burung dan binatang-binatang lain sudah mulai kelihatan dan terdengar pada sore dan malam hari. Apabila matahari bersinar di pagi hari, perkebunan Goldteak sangatlah asri.

 

Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Protokol Kesehatan

Walaupun warga desa Cibening tidak ada yang terinfeksi covid-19 selama wabah sejak awal tahun, tetapi seluruh warga desa dan khususnya para pekerja Goldteak dan keluarganya harus tetap mengikuti protokol kesehatan. Mereka diminta untuk selalu memakai masker penutup hidung dan mulut, sering mencuci tangan dan tidak lupa untuk menjaga jarak dengan orang lain di waktu duduk, berdiri, berjalan atau bekerja.

Setiap pekerja Goldteak diberikan BPJS sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas atau Rumah Sakit tanpa dipungut bayaran. Khusus untuk orang yang harus dirawat karena terinfeksi covid-19, akan ditempatkan di Rumah Sakit yang sudah ditunjuk oleh pemerintah.

Musim hujan sudah mulai sejak awal bulan November, desa nampak hijau karena pohon-pohon di perkebunan Goldteak sudah tumbuh daun baru. Beberapa keluarga pekerja memanfatkan air sumur dan mata air di kebun, karena itu mereka selalu merawat sumur-sumur itu agar selalu terisi air bersih. Dan ketika musim hujan tiba sumur-sumur itu semua sudah penuh terisi air.

 

Metric conversion

 

[ezfc name=’New form2′ /]

[ezfc name=’New form3′ /]

[ezfc name=’New form4′ /]

×