Categories
Cibening Kunjungan Lapangan

Pupuk Organik dan Pupuk Kimia

Pekerjaan baru di kebun:
1. Para pekerja menyemprotkan insektisida untuk mengusir hama ulat, seranggan dan belalang.
Insektisida berisi Curacron atau Decis, dengan active barium triflumuron 25 %, tiap
penyemprotan dengan takaran 5-10 cc untuk 5 liter air. Sampai sekarang, tidak ada lagi ulat
atau belalangan yang menyerang tanaman. Tapi hal ini masih menjadi perhatian untuk mencari
hama yang merusak dari dalam. Di awal musim hujan biasanya serangan ulat menandakan
bahwa serangan hama sudah dimulai.
2. Pekerja sedang menggali tanah 15-20 cm di sekitar pohon Jati dan pohon buah untuk
menyiapkan pemupukan berkala di awal musim hujan ini.
3. Aliran air buatan telah berhasil menghindari erosi dan banjir di sekitar kebun.

Kondisi Umum:
1. Kondisi tanah di Cibening sedikit gembur karena kekurangan nutrisi.
2. Sehingga perlu pupuk diawal musim hujan di bulan November ini. Jika hal ini tidak segera
dilakukan maka pertumbuhan pohon akan terganggu.
3. Tanah yang ditanami tanaman tumpang sari akan membuat lubang-lubang kecil yang akan
terisi oleh air dan udara.
4. Air tanah dan udara sangatlah penting untuk pertumbuhan akar. Situasi ini membuat
pertumbuhan mikro organisme dan kandungan organik tanah saling mendorong satu sama lain
untuk meningkatkan pertumbuhan akar dan pohon. Jadi perlu diberikan pupuk organik dan non
-organik secara berkala.
Warga desa Cibening masih mengerjakan perbaikan masjid bersama-sama. Salah satu pekerja
kebun, Ajat sedang sakit dan sudah dibawa ke Rumah Sakit untuk berobat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Metric conversion

 

[ezfc name=’New form2′ /]

[ezfc name=’New form3′ /]

[ezfc name=’New form4′ /]

×